KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI (PLAATSVERVULLING) DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PEMECAHANNYA

  • Abdul Qodir Zaelani Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Abstract

Hukum waris Islam, terkhusus ahli waris pengganti dalam perundang-undangan (Kompilasi Hukum Islam) di Indonesia merupakan hal unik. Berdasarkan analisis yuridis, ditemukan eksistensi ahli waris pengganti merupakan pertemuan ekletisisme hukum Islam dan local wisdom. Maka dalam menyelesaikan persoalan ahli waris bisa memakai KHI, local wisdom, putusan hakim (jurisprudensi).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hadikusuma, Hilman, Hukum Waris Adat, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1990
Subekti, Ringkasan Tentang Hukum Keluarga dan Hukum Waris, Jakarta: Intermasa, 1990
Pitlo, A, Hukum Waris. Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Belanda, Jilid 2 , Jakarta: PT Intermasa, 1991
Syarifuddin, Amir, Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam Dalam Lingkungan Adat Minangkabau Jakarta: Gunung Agung, 1984
Sudiyat, Imam, Peta Hukum Waris di Indonesia, Jakarta : Simposium Hukum Waris Nasional, 1983
Ali, Zainuddin, Pelaksanaan Hukum Waris di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2008
Hazairin, Hukum Kewarisan Bilateral Menurut Qur’an dan Hadith, Jakarta: Tintamas, 1964
Ismuha, Penggantian Tempat Dalam Hukum Waris Menurut K.U.H.Perdata, Hukum Adat dan Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1978
Usman, Suparman, Ikhtisar Hukum Waris Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek), Serang: Darul Ulum Press, 1993
Abdurrahman, Paradigma Baru tentang Kewenangan Peradilan Agama di Indonesia, h.7. Makalah disampaikan pada seminar dalam rangka Rapat Kerja Para Dekan Fakultas Syariah seluruh Indonesia di Banjarmasin tanggal 19 September 2006
Mu’adz, Farid, dalam pengaruh ajaran “Tsulutsul Baaqi” dalam Kompilasi Hukum Islam, Panji Masyarakat, Nomor 806, 16 Jumadil Awwal 1415 H, 11-21 Oktober 1994
Soejoeti, Zarkowi, “Sejarah Penyusunan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia”, dalam Dadan Muttaqien, dkk., Peradilan Agama dan Kompilasi Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesi, edisi II Yogyakarta: UII Press, 1999
Attamimi, A. Hamid S, “Kedudukan Kompilasi Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional” dalam Amrullah Ahmad dkk., Dimensi Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional, cet. ke-1; Jakarta: Gema Insani Press, 1996
Herawati, Andi, Kompilasi Hukum Islam (KHI) Sebagai Hasil Ijtihad Ulama Indonesia, Jurnal Studia Islamika, Vol. 8, No.2, Desember 2011
Zahari, Ahmad, Hukum Kewarisan Islam, Pontianak: FH Untan Pres, 2008
Syarifuddin, Amir, Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Adat Minangkabau, Jakarta: Gunung Agung, 1984
Bakti, Asfari Jaya, Konsep Maqashid al-Syari’ah menurut Al-Syatibi dan Relevansinya dengan Ijtihad Hukum Dewasa Ini, Program Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 1994
Kamsi, “Kewarisan Benda Tetap pada Masyarakat Santri: Studi Kasus Desa Maguwoharjo Depok Sleman”, dalam Asy-Syir’ah, Vol. 35, No. II, Tahun 2001
Rahardjo, Satjipto, “Pengadilan Agama Sebagai Pengadilan Keluarga”, dalam Mimbar Hukum No. 10 Thn. IV 1993
Khisni, A, Transformasi Hukum Islam Ke Dalam Hukum Nasional (Studi Ijtihad Hakim Peradilan Agama Tentang Pengembangan Hukum Kewaarisan Dalam Kompilasi Hukum Islam dan Kontribusinya Terhadap Hukum Nasional), Program Doktor Ilmu Hukum UII, Yogyakarta, 2010.
Manan, Bagir, “Peranan Peradilan Agama dalam Pembinaan Hukum Nasional,” di dalam Yuhaya S. Praja, Hukum Islam Indonesia: Pemikiran dan Praktek, Cet. 1, Bandung: Remaja Rosdakarya, 1991
Puspanata, Tenni, Status Kedudukan Ahli Waris Pengganti (Plaatsvervulling) Menurut Hukum Adat Batak Dan Hukum Waris Islam, Skripsi, (tidak diterbitkan)
Budiono, A. Rachmad, Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1999
Thalib, Sajuti, Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, Jakarta: Bina Aksara, 1982.
Zaelani, Abdul Qodir, “Konsep Ta’aqquli dan Ta’abbudi dalam Konteks Hukum Keluarga Islam”, Asas, Vol 6, No. 1, 2014, h. 46-56
Published
2020-07-21
How to Cite
Zaelani, A. Q. (2020). KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI (PLAATSVERVULLING) DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PEMECAHANNYA. ADHKI: Journal of Islamic Family Law, 2(1), 91-105. https://doi.org/10.37876/adhki.v2i1.32